Jumat, 22 Januari 2016

Solusi Mudah Mengatasi Sampah


Kalau toh selama ini banyak permasalahan sampah yang bisa dibilang tak teratasi, berikut ini cara yang mesti tepat. Cara yang saya maksud adalah, mengatasi masalah sampah pada lingkungan warga tanpa membuangnya ke tempat lain. Dan tempat lain disini adalah, tempat yang semestinya tidak layak sebagai ajang buangan sampah. Semua tahu banyak warga kesulitan membuang sampah. Sedangkan sampah sendiri, harus dibuang setiap saat, setiap hari. Mungkin karena kurangnya wadah atau tempat yang memadai, sehingga banyak tempat-tempat yang semestinya tidak layak jadi tempat pembuangan (misalnya tepi jalan umum-tanah kosong ataupun sungai-sungai) menjadi sasaran pembuangan sampah. Maka dari itu agar tidak kesulitan buang sampah, buatlah tempat sampah yang mesti tepat dan tempat yang tepat untuk buang sampah, adalah Tungku Sampah yang sederhana, namun sangat tepat untuk mengatasi sampah. Tungku ini sangat sederhana , bahan-bahannya bata, pasir, semen, besi cor. Selain itu di dalam tungku dilengkapi seperangkat alat pembakar yang terbuat dari besi ulir, berkualitas baja yang di rangkai sedemikian rupa untuk pembakaran berlanjut, meskipun banyak sampah penuh api tetap nyala oleh pengaturan rangkaian alat ini. Hebatnya lagi, tungku ini sangat efisien, karena tidak menggunakan bahan bakar sama sekali, alias bahan bakarnya adalah sampah itu sendiri.
 Tungku ini mampu memusnahkan sampah-sampah yang kondisinya basah, busuk, berbau yang sangat menjijikkan yang tidak mungkin bisa didaur ulang ataupun dijadikan apa-apa, kecuali hanya membuat lingkungan kotor saja. Jadi untuk apa sampah yang demikian bila tidak dimusnahkan. Sementara, untuk sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan tanpa kita urusi sudah berjalan mulus alias rejeki pemulung. Kalau sudah demikan sampah apa lagi yang ada ? jawaban yang tepat adalah mudahnya mengatasi sampah lingkungan. Berbicara soal sampah, toh sampah-sampah yang demikian pada akhirnya akan menjadi abu. Dan abu bisa menjadikan tanah lebih subur. Saya cukup mengerti aturannya dalam mentgasi persoalan khususnya masalah sampah. Dalam hal ini saya sebagai tukang pembuat alat pengolah sampah ini selalu siap membantu membuatkan bila adanya warga yang masih kesulitan mengatasi masalah sampah di lingkungannya dengan biaya ditanggung peminat. Saya tidak buka harga, cukup biaya pembuatan saja, seperti kebanyakan yang sudah saya buatkan.

Previous Post
Next Post
Related Posts

12 komentar:

  1. Aslkm...Pak Salikun. Mohon ijin menawarkan keris omyang dari Lamongan. Asli peninggalan nenek moyang kalo tertarik bisa hubungi saya di nomor 081359217163

    BalasHapus
  2. Cara Pembakaran Sampah Memang Efektif, Tapi Tidak Efisien.. Apakah Anda Tahu Dampak Pembakaran Sampah Terhadap Lingkungan Khusus-nya udara. Pembakaran Sampah Dapat menimbulkan Global Warming. Bisa disimpulkan Pembakaran Sampah itu Tidak Tepat! Masih ada solusi lain yang lebih efisien dan Efektif bagi Lingkungan Kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal efektifitas dan efisiensi pembakaran sampah, saya sebagai orang awam melihatnya dari kacamata untung rugi. Memang, membakar sampah berdampak polusi. Tapi kalau untuk dampak global warming, kayaknya saya masih ragu. Kalau polusi itu pasti, karena pembakaran sampah menimbulkan asap. Bila polusi yang menjadi masalah, saya pikir itu sudah ada sejak kendaraan bermotor dengan bahan bakar diproduksi secara massal. Jika dibandingkan dengan polusi sisa pembakaran, saya pikir jelas tidak ada apa-apanya. Bandingkan dengan menimbun sampah. Bila dibiarkan lama-lama bisa menggunung dan justru malah bisa memicu terjadinya pencemaran. Kali ini saya bicara sampah, artinya sesuatu yang benar-benar terbuang.

      Hapus
  3. wah.. ky nya kurang tahu masalah global warming terkait sampah...
    penyebab global warming terparah, bukan karena gas co nya, tapi gas methan..

    gas methan ini diproduksi oleh bakteri nitrit dan nitrat saat mengurai bahan organik, seperti sampah dan tinja

    saya pernah menjadi sub kontraktor pada proyek instalasi penangkap gas methan dari sampah singkong pada industri etanol,
    methan dibakar begitu saja menjadi co2, dan jumlah methan yang dibakar akan di bayar oleh salah satu badan PBB

    di tpa bantar gebang bekasi, juga terdapat proyek yang sama, menarik gas methan dari gundukan sampah lama dirubah menjadi listrik dan co2, yang bayar perubahan methan menjadi co2 juga badan PBB

    jadi, yang menjadi permasalahan global warming sebenarnya methan hasil pembusukan sampah, bukan co2 hasil pembakaran sampah.

    kurang efisien dari mana? tidak ada input selain sampah, output didapat (sampah hilang) bila di timbun, berapa area yang harus di sediakan?

    BalasHapus
  4. menurut sy mbah salikun itu sudah sangat benar,mengapa demikian ? lihat aja disana sini dan dimana mana persoalan sampah kayak begitu,semoga saja tidak mengelak dari kenyataan,soal teori macem macem,sampah dibuat apa dan apa saja toh persoalan pokoknya yaitu persoalan sampah kan sampek saat ini begitu mengerikan.paleng paleng sampah habis setelah ada turun hujan sampah hanyut terkumpul di sungai dan berlanjut ke laut,dan apakah itu semnua lebih baik ? sy kira tidak,intinya janga mengelak dari kenyataan itu saja,dan kepada mbah salikun lanjut aja semua demi kepentingan masyarakat umum dan juga alam semesta.

    BalasHapus
  5. Ass..saya minta kontaknya pak?kebetulan didaerah saya kondisi sampah yg menghawatirkan.terimakasih

    BalasHapus
  6. trus untuk limbah sisa pembakaran (ABU) apakah bisa dimanfaatkan?

    BalasHapus
  7. Blog ini hanya solusi mengatasi masalah sampah,jadi intinya sampah2 yg sama skali tdk dpt dimanfaatkan yg malahan mengganggu lingkungan(kotor,berbau menjijikkan dan pandangan tdk sedap)jadi bukan membuat ini dan itu dari sampah seperti kebanyakan yg dilakukan,artinya membuat sesuatu dari bahan sampah betul memang berhasil pembuatannya(0,5 %)sdh disuarakan begitu tingginya,tetapi sampahnya tetap bageikan tdk diapa apakan,Oleh karena itu ini lho cara tepat mengatasi masalah sampah baik lingkungan sendiri ataupun umum,yg jelas hasilnya masalah sampah tuntas benar.Soal sisa pembakaran berupa abu jelas jelas sgt bisa dimanfaatkan utamanya penyubur tanah.kontak sy 081330709558

    BalasHapus
  8. Pembakaran sampah yang aman adalah dengan Insenerator
    kami menjual insenerator tanpa asap
    sehingga aman

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut sy cara ini sdh aman,sy sdh bikin ratusan tungku di mana mana,yg diantaranya,1 tungku,begitu dipergunakan setahun atau 2 tahun kemudian pesan lagi 2 atau 3 tungku lagi dan bahkan lebih dari 3 tungku untuk mengatasi sampah yg lebih banyak,dan dari ratusan tungku tsb berjalan sesuai maksud mengatasi sampah,dampak2 negatif lainya sy kira nihil,kalo toh ada kecil saja bila dibandengkan lebih jauh dgn hasilnya.Yg perlu diingat disini yg dimusnahkan hanyalah sampah dan betul2 sampah yg sama skali tdk bisa diolah untuk apapun kecuali mengganggu lingkungan saja.

      Hapus
  9. assalamualakum ..Pagi Pa, saya mau tanya pa buat penyangga/alas sampah yg di bawahnya pakai apa pa? soalnya dulu saya pernah coba2 bikin tempat sampah kaya gitu alas sampahnya pakai ram kawat, cuma kuat beberapa bulan aja trus roboh karna ga kuat panas ram kawatnya, mau di ganti harus bongkar karna di timpah semen jd permanen hehehe maklum bikinnya pas smp...

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikum salam,maksud panjenengan itu bagus demi lingkungan mengatasi masalah sampah,bahkan suatu perbuatan sangat mulia,hanya saja alatnya yg kurang kuat dan juga mungkin kurang sempurna,bila masih ingin melanjut sy selalu siap membantu membuatkan,sebageimana diatas,juga sebageimana biasanya sy hanya membantu membuatkan,sy tidajk buka harga,diperhitungkan saja untuk tukang kuli,tranpotasi/perjalanan juga pembuatan alat pembakar serta ongkos kirimnya.soal kemampuannya,tdk perlu diragukan lagi,dari beberapa pengalaman yg sdh ada 1 tungku waktu kemudian tambah lagi dan tambah lagi,untuk alat pembakarnya biasanya 5 tahun baru ganti dan bahkan lebih dari 5 tahun.Demikian saja dan trima kasih kunjungannya Assalanualaikum.

      Hapus