Rabu, 08 Februari 2017

Teknologi Pemusnah Sampah, Solusi Cerdas Mengatasi Sampah

Mengoptimalkan kinerja tungku sampah buatan Salikun ternyata bukan perkara yang sulit. Sejak awal proses, sampah bisa dipilah-pilah. Sampah yang benar-benar tidak bisa dimanfaatkan lagi, bisa langsung dimasukkan ke dalam tungku, sedangkan yang masih bisa dimanfaatkan bisa diambil/diberikan kepada yang membutuhkan.
 
Sampah-sampah hasil pemilahan sampah yang hendak dibakar. Selanjutnya, sampah yang masih bermanfaat dikumpulkan untuk selanjutnya dibeli oleh pengepul sampah.



Proses pertama memasukkan sampah ke dalam tungku juga tidak sulit. Dalam kondisi menyala, sampah jenis apapun bisa langsung dimasukkan. Meski sampah dalam kondisi busuk dan basah sekalipun. Itupun tidak memerlukan bahan bakar sama sekali. Dan tidak perlu diragukan lagi, proses pembakaran yang dilakukan juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya dalam hitungan jam, sampah langsung terbakar habis. 
Abu hasil pembakaran sampah bisa dikeluarkan secara terus-menerus dalam tempo 1 x 24 jam



Tak hanya itu, dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, seperti hujan, tungku sampah Salikun masih bisa bekerja dengan  baik. Sampah-sampah yang berada dalam tungku bisa tetap terbakar habis, tanpa harus kembali menyalakan tungku. Dalam kondisi tersebut, tungku Salikun bisa bekerja secara terus menerus dengan perawatan yang minim, atau bahkan boleh dikatakan tidak ada sama sekali. Hanya dibutuhkan seorang operator untuk melakukan pengisian sampah dalam tungku. 
Karena proses yang terus menerus, tungku Salikun menghasilkan abu sisa pembakaran dalam tempo 1 x24 jam. Untuk melakukan proses pengeluaran abu, cukup hanya dilakukan seorang operator saja.

- Perkembangan Baru : 

Berdasarkan banyaknya peminat tungku teknis pengolah sampah ukuran kecil yang diperuntukkan mengatasi sampah pribadi, maka selain yang sudah berjalan sebagaimana biasa dirancang tungku ukuran kecil (klik tautan untuk baca lebih jelas) yang berukuran: 120 Cm persegi dengan tinggi 450 Cm. 
Hingga kini sudah dilakukan pembuatan untuk pemesanan dua tungku ukuran tersebut. Meski kecil, efektivitasnya tak berbeda jauh dengan tungku biasa. Bahkan, diluar dugaan kinerja tungku kecil mampu mengatasi sampah dari yang diperkirakan. (mampu mengatasi sampah se-RT). Untuk biaya pembuatan tungku ini, jelas lebih hemat hingga 40% dari pembuatan tungku ukuran standar biasanya. Dengan penggunaan tunku ukuran kecil ini jelas sangat membantu mengatasi persoalan sampah.

Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah memusnahkan sampah-sampah yang betul-betul sampah, sesuai definisi sampah itu sendiri. Sampah-sampah yang demikian itu sama sekali tidak dapat diapa-apakan lagi, kecuali hanya mengganggu lingkungan (kotor, baud an sangat menjijikkan).  Sampah-sampah tersebut banyak terjadi dimana-mana, belum lagi dampak negatifnya. 
Menggunakan cara ini berarti memusnahkan sampah apapun kondisinya, dengan cara dibakar dalam tungku tanpa menggunakan bahan bakar apapun. Soal sampah yang masih bisa dimanfaatkan, sebenarnya bukan menjadi persoalan. Karena, barang-barang tersebut masih bisa dipungut oleh para pemulung atau yang membutuhkannya untuk dimanfaatkan kembali.
Kesimpulannya, dengan menggunakan pemusnah sampah milik saya, kita bisa mengatasi sampah tanpa mengotori tempat lainnya secara tuntas.  



YANG BERMINAT MEMBUAT TUNGKU UNTUK MENGATASI PERSOALAN SAMPAH DI LINGKUNGAN, BAIK PERUMAHAN, SEKOLAH, PONDOK PESANTREN, PABRIK, YANG PERSOALAN SAMPAHNYA BELUM TERATASI, SAYA SIAP MEMBANTU MEMBUATKAN DENGAN SEGALA BIAYA DITANGGUNG PEMINAT (Saya tidak buka harga,  biaya diperhitungkan bersama)

SOLUSI YANG LAIN KLIK DISINI

1. Solusi mengatasi bau tak sedap

2. Solusi Pria Dewasa 







Previous Post
Next Post
Related Posts

4 komentar:

  1. segala sesuatu perlu kecerdasan dan tentu menghasilkan apa yg diniatkan,apa lagi niatnya untuk kepentingan umum,bila tidak tak terbayangkan masalah yg timbul.Khusus masalah sampah sesuai judul solusi cerdas mengatasi sampah dah jelas : sampah dipilah dan dipilih sisanya lebih 80% adalah sampah2 yg sama skali tdk dpt diapa apakan kecuali kotor dan mengotori lingkungan,untuk apa kalo tdk dimusnahkan(inilah bentuk pengolahan)dari barang yg tdk bermanfaat menjadi/abu yg bermanfaat,Pemusnahannyapun menggunakan alat tungku yg aman membakar sampah tanpa bahan bakar apapun meskipun sampah dlm kondisi basah busuk berbau juga menjijikkan,terpenting lagi sampah busuk berbau begitu masuk tungku ini sirna baunya.Seperti kebanyakan yg sdh menggunakan tungku ini tdk ada kesulitan masalah sampah.CERDAS.

    BalasHapus
  2. Kecerdasan yg lainya : Mengatasi bau barang olahan/ limbah dsb itu sebenarnya sama skali tidak sulit al MUDAH,cara sy tdk menghilangkan ttapi upaya melepaskan dari jangkauan hirupan manusia.Menghindari kebanjiran sama juga tidak sulit alias MUDAH,itu semua harus memahami sifat2 benda itu,juga membaca situasi kondisi pengalaman dan sebab sebabnya.Sebenarnya masih banyak namun sy tambahkan satu lagi : (bersifat pribadi)laki laki yg sdh loyo atau memang sejak dulunya loyo(loyo apanya kalo bukan ke lakilakiannya),tanpa obat tanpa jamu akan menjadi 30 kali keperkasaanya.(rahasianya ada di badan sendiri dlm pengaturan pernapasan)

    BalasHapus
  3. Kadang-kadang saya berpikir, negeri ini susah menerima gagasan atau pemikiran inovatif dari anak negeri sendiri. Semua dilandaskan pada formalitas dan rekomendasi untuk kepentingan golongan. Salah satu contoh ya tungku buatan Salikun ini, sebuah konsep cerdas yang riil untuk mengatasi persoalan sampah. Dari beberapa artikel yang pernah saya baca, sepertinya pembuatan tungku ini terganjal regulasi pelarangan membakar sampah. Salah satu alasannya adalah dampak lingkungan secara global.
    Bisa jadi pelarangan tersebut cukup beralasan. Tapi bila dipikir, adakah solusi lain yang dilahirkan pemerintah untuk menangani persoalan sampah secara cepat dan efisien ? Yang perlu diperhatikan disini, berapa lama waktu untuk merumuskan penanganan sampah secara cepat, sementara penimbunan sampah setiap hari makin menggunung. Apakah kita harus menunggu hasil rumusan itu sambil menikmati gunungan sampah yang kian hari kian tak terbendung >?

    BalasHapus
  4. Satu lagi saya tambahkan, bila kendala tungku sampah buatan pak Salikun ini disoal dari prinsip kerja pembakarannya, saya ingin membandingkan dengan dampak lingkungan yang ditimbulkannya. Masalah global warming memang menjadi perhatian serius saat ini. Tapi, bila dibandingkan dengan dampak kesehatan akibat penimbunan sampah yang ada dibumi saya kira tidak sebanding. Cara lain yang ditawarkan adalah dengan menggunakan mesin incinerator yang kabarnya lebih bersahabat dengan lingkungan. Melihat prinsip kerjanya yang juga sama-sama membakar, saya kira mesin ini pun masih mengeluarkan sisa pembakaran yang tentu saja sama dengan dampak yang dihasilkan tungku pak salikun. Belum lagi bahan bakar yang digunakannya. Perlu diingat, cadangan minyak bumi saat ini mulai menipis.
    Sementara dari yang saya baca di blog ini, Pak Salikun membuat tungkunya bisa bekerja tanpa bahan bakar sama sekali. Dari konsep yang sederhana ini, tungku Pak Salikun jelas lebih efisien. Dari segi efektifitasnya, dengan biaya yang cukup terjangkau memungkinkan siapa saja memesan tungku ini. Hanya yang kurang, Pak Salikun harusnya lebih memikirkan inovasi lain untuk tungkunya, seperti memanfaatkan energi pembakaran untuk yang lain, contoh : pembangkit listrik, atau pembuatan arang. Dengan demikian, tungku bisa menjadi lebih efektif dan lebih berguna lagi.

    BalasHapus