Rabu, 08 Juni 2011

Lingkungan Sekolahan Bebas Sampah

Sejak awal ide Salikun untuk menciptakan tungku pembakar sampah, hanya didasari niat untuk mengelola sampah yang menumpuk dengan membakarnya habis, tanpa menyisakan masalah lagi. Namun hingga kini, ide dan kreatifitasnya justru dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak, bahkan instansi yang seharusnya ikut memikirkan tanggung jawab permasalahan sampah.
Padahal, bila dibandingkan dengan pengelolaan sampah di beberapa TPA yang kebanyakan mangkrak, tungku made by Salikun bisa menjadi solusinya. Namun terlepas dari itu, motifasi bisnis dan persaingan lebih dominan ketimbang mencari solusi yang terbaik.
'' Ini hanya masalah persaingan, sehingga mereka tidak mau mengakuinya, '' terang Salikun.
Pengakuan bukan menjadi hal yang penting bagi Salikun. Baginya, membantu orang lain mengatasi permasalahan, khususnya sampah, adalah yang utama. Salikun cukup puas, bila orang lain bisa merasakan buah manfaat kreatifitasnya.
'' Ini bukan masalah pengakuan. Saya cukup puas bila mereka bisa merasakan sendiri manfaat dari tungku buatan saya. Toh, akhirnya mereka sendiri juga bisa membandingkan, bagaimana kondisi TPA yang mangkrak dan yang dibakar menggunakan tungku saya, '' tandasnya.

20 komentar:

  1. bagi yg.melihat gambar tsb.adalah tempat skaligus pemusnah sampah,adalah cara yg.sangat tepat untuk mengatasi sampah,jadi segala sampah dimasukkan takkan penuh,takkan kembali sampah,tidak perlu beaya pengangkutan lagi kemana-mana,lingkungan akan slalu bersih dari sampah-2 yg.slalu bikin kotor,gambat tsb adalah di salah satu SMP Negri,di wil.Mojokerto,dengan adanya alat tsb.lingkungan sekolahan slalu bersih,apakah di sekolahan lain tidak ingin seperti ini ? bila menginginkan silahkan hub.saya siap membantu pembuatannya.OK.

    BalasHapus
  2. beneran nanti penipuan

    BalasHapus
  3. harga pasangnya berapa? jangan mahal ya pak.

    BalasHapus
  4. bagi yg.tdk.menampakkan namanya,soal penipuan dsbg.bisa dibuktikan/dilihat hasil dikemudian,mungkin anda seringmembanaca artikel yg.lain yg.nyata-2 dikemudian tidsak sesuai dengan kata sebelumnya,tetapi kalo teknologi pemusnah sampah ini,tidak pasntas dikatakan demikian,karena semuanya masuk di akal,dengan pengaturan udara,dgn.komponon yg.mendukung,shg.baik,sampahnya,api pembakarannya,saluran udara dan saluran buangan abi sisa pembakaran,semua itu berdasarkan udara panas ringan,tambah panas tambah ringan,di Dunia tidak hampa udara,dari udara yg.bergerak ruangan akan terisi udara lagi,dan ruangan itu adalah ruangan pusat api pembakaran,singkatnya demikian.trima kasih.

    BalasHapus
  5. Kritis.tidak ada harga karena saya tidak memproduksi,tidak mnenjual sekedar membantu pembuatannya saja itu bagi saya sudah senang skali bisa bermanfaat bagi orang lain,kalo betul-2 memerlukan ada no.Hp.nya bisa hub.dgn.saya seperti kebanyakan yg.sudah saya bantu dan semuanya berhasil.Trima kasih dan mhn.maaf.

    BalasHapus
  6. Mengkomentari karya orang lain memang semudah membalik telapak tangan. Tapi alangkah baiknya, bila dibuktikan dulu sebelum berkomentar macam2. Saya lebih tertarik untuk membuktikanya dan melihat secara langsung, sebelum berkomentar atau menanyakan harganya. Gimana Pak Salikun, kapan saya diundang untuk melihat tungkunya ??

    BalasHapus
  7. memang sesuatu yg.layaknya tidak umum menjadikan tidak percaya,atau sulit ditemu nalar,pada hal ini bukan rahasia,bukan ajaib,hanya saja diantara pembaca belum pernah praktek kan lansung,dan bila sudah/pernah melihat saat saya membuatkan tungku,dlm.pembuatan 20 persen saja masih belum percaya,dan setelah mencapek 40 persen sebagemana biasanya yg.mengamati tiba-tiba bilang kalo begini ya masuk akal,pada hal biasanya yg.slalu menunggui,mengamati bukanlah orang sembarangan,maksud saya orang tsb.punya nama yg.didepannya Ir.juga punya jabatan di suatu pemerintahan,ataupun swasta dlm.bidang per proyekan/bangunan(pemborong bangunan dsb.).Juga sudah banyaknya pembuatan saya dimana-mana (di wil.Jatim paleng banyak hingga Pacitan,di wil.Prop.Banten/ kota Serang,juga di wil.kota Bekasi/Jabar)dan kebanyakan ditempat-2 tsb.sudah ada cara dan alat tetapi nyatanya sampah-2 itu tetap masih belum teratasi,dan setelah adanya tungku buatan saya dipergunakan sampah-2 itu termasuk sampah timbunan yg.bertahun-tahun lenyap jadi abu yg.nyata-2 abunya sangat bisa dimanfaatkan karena dlm.pemusnahannya tanpa bahan bakar apapun.Kepada pembaca yg.ingin tahu lansung bisa kapan saja,cuma saya belum tahu domisilinya dimana,pikir saya dari pada jauh-2 ke tempat saya toh sudah ada banyak ditempat-2 lain yg.pembuatannya sama yg.ada ditempat saya.Saya tambahkan lagi,saya itu orangnya sombong,dengan banyak temuan-2 saya selain ini, bagi orang yg.juga mungkin sombong tidak akan percaya,contohnya kekuatan/keperkasaan pria itu bisa dikalikan bbrp.puluh kali tanpa obat,tanpa jamu dsb.termasuk hal-hal lain yg.mungkin banyak orang tidak akan percaya tetapi semuanya temuan saya masuk akal,perlu saya buka disini adalah menggunakan kekuatan dari sifat udara,bagi yg.pernah belajar bela diri dgn.tenaga dalam pasti tahu dan percaya.Tentang pembuatan tungku pemusnahan sampah saya tidak menjual,sekedar membantu membuatkan bagi yg.betul-2 memerlukan,dan bila ada pengusaha yg.semacam mohon tidak merasa tersaingi dsb.saya slalu terbuka bila ada siapa saja yg.ada maksud dengan saya.OK

    BalasHapus
  8. gimana pak Salikun,dengan adanya pelarangan menggunakan cara pak Salikun oleh pejabat yang berwenang ? sudah tahu apa belum ? soal alasanya apa mohon pak Salikun cari sendiri,karena sebenarnya saya sendiri tidak setuju dengan pelarangan tersebut,tetapi saya gak kuasa,seorang bawahan yang harus hormat pada atasan.Saya pribadi mohon maaf pak Salikun yang mengingkari kebenaran di batin ini.

    BalasHapus
  9. gimana pak Salikun,dengan adanya pelarangan menggunakan cara pak Salikun oleh pejabat yang berwenang ? sudah tahu apa belum ? soal alasanya apa mohon pak Salikun cari sendiri,karena sebenarnya saya sendiri tidak setuju dengan pelarangan tersebut,tetapi saya gak kuasa,seorang bawahan yang harus hormat pada atasan.Saya pribadi mohon maaf pak Salikun yang mengingkari kebenaran di batin ini.

    BalasHapus
  10. trima kasih atas info.nya (sakeng semangate sampek 2 kali).Sebenarnya saya sudah tahu,banyak yg.memberi tahu,karena ada program pegadean sampah atau apa,seperti banyak saya informasikan bahwa mengatasi sampah yg.tepat sasaran adalah cara ini,dibandeng cara yg.lain juga yg.sekarang dilebarkan sayapnya ke seluruh wil.Indonesia,tapi semua tahu,dengan cara saya tidak sama/beda juga jauh lebih berhasil cara saya,contohnya cara saya adalah mengatasi sampah-2 yg.sama sekali tidak bisa dimanfaatkan,dan tidak mampu dimusnahkan,dengan cara ini teratasi,untuk sampah-2 yg.masih bisa dimanfaatkan tanpa di apa-apakan sudah berjalan mulus pemulung yg.tanpa di undang pasti datang dan itu memang hak pemulung untuk menafkahi keluarganya,la kalo sampah-2 yg.itu digadekan gimana nantinya nasib pemulung,INFORMASI LAGI,se Indonesia tidak ada tempat sampah sebersih di tempat sampah yg.saya kelola,sedikitpun bau busuk tidak ada karena dengan caraku sampah apapun yg.tidak bermanfaat dimusnahkan.Soal adanya pelarangan menggunakan cara saya,bagi saya tidak masalah toh selama ini saya tidak memproduksi,tidak menjual sekedar membantu membuatkan dan sudah nyata skali hasilnya betul-2 sampah teratasi,memang berat upaya baik,pasti ada lawan jelek,ada atas pasti ada bawah,ada sana pasti ada sini,ada MAU PASTI ADA TIDAK MAU,ADA HASIL(cara saya)PASTI ADA YG,TIDAK BERHASIL Trima kasih dan salam persaudaraan dari Mojokerto.

    BalasHapus
  11. Bukan begitu pak salikun,masalahnya itu sudah ada aturannya,dan setiap warga diwajibkan turut serta ambel bagian dari program lingkungan,baik dirumah sendiri juga di lingkungan dimana dia berada,tidak sembarangan menaruh ataupun membuang sampah bukan pada tempatnya,aturan ini sudah tertata yang kesemuanya untuk mengurangi volume.Sedangkan adanya pelarangan menggunakan incenerator pembakaran sampah atau yang pak salikun bilang tungku,saya rasa tidak ada pelarangan,hanya saja dampak dari pembakaran itu yang perlu cermati,bagemanapun kalo pembakaran itu menimbulkan asap dengan asap itu kan bisa mengganggu lingkungan atau warga sekitarnya,dan juga bau yang gak sedap yang di munculkan oleh pembakaran itu.Salam dari Sabar.

    BalasHapus
  12. Bapak Sabar yg.terhormat,sangat betul skali setiap warga ada kwajiban dlm.menjaga lingkungan,mhn.maaf sebelumnya,yg.saya maksud,warga masyarakat tanpa diwajibkan sudah merasa adanya kwajiban,dan setiap warga masyarakat itu pasti tidak senang dengan lingkungan yg.tidak bersih,dengan demikian yg.saya maksud persoalan sampah yg.selama ini banyak menjadikan persoalan karena kesemrawutannya,tempat-2 yg.bukan semestinya memang banyak sampah /buangan sampah,andekan di buatkan tempat yg.skaligus pemusnahan sampah-2 yg.tidak bermanfaat itu sangat baik skali,karena kalo seperti biasanya hanya ditumpuk,angkutannya lambat,selain berbau juga banyak yg.kececeran yg.jelas menjadikan pemandangan kurang baik.Dan trima kasih juga atas koreksinya untuk mencermati alat pembakaran saya yang utamanya asap dan bau,perlu saya jelaskan,fungsi cerobong adalah keluarnya asap yg.melaju keatas,ttg.bau,sampah memang berbau,tetapi panjenengan yg.menurut saya kurang cermat,dimana udara yg.panas akan ringan dan melaju ke atas,karena alat pembakaran ini tertutup hanya 1,lobang pengisian yg.dibuka saat pengisian saja dan 1.lobang udara yg.juga berfungsi keluarnya abu,tidak mungkin udara/bau dari dlm.tungku akan menyebar dikelilingnya,yg.pasti ikut udara panas keatas shg.bau-2 yg.gak sedap dari sampah bisa dibilang NIHIL.Kemudian soal adanya pelarangan,secara lansung saya tidak pernah menerima,hanya informasi saja,namun bila dikaitkan adanya yg.di kawasan Nip Ngoro yg.telah ditutup shg.dibenak saya mungkin juga benar adanya pelarangan menggunakan pembakaran yg.saya buat.Bapak Sabar yg.terhormat,bila mana di dlm.negri ini yg.masih berlanjut saja kesulitan bahkan tidak mampu mengatasi sampah,menolak,melarang cara seperti yg.saya lakukan,dan mengimpor cara dari luar negri yg.belum tentu bisa mengatasi dibandeng beaya yg.sangat mahal,menurut saya sangat keleru skali,terus terang dari Negri lain di kawasan Asia timur sudah ada yg.ingin belajar cara ini begitu juga dari yg.lain bahkan sudah mempelajari kesemuanya.Demikian dan mohon maaf.

    BalasHapus
  13. Pak Salikun sudah saya lihat lansung di tungku pembakaran sampah yang di delanggu,yang didalam tungku juga sudah saya lihat betul-betul menakjubkan dan sulit dipercaya,yang saya lihat waktu itu begitu banyak sampah-sampah dalam kantung plastik yang isinya macem-macem sampah yang keadaanya basah juga busuk-busuk,cuma saja apakah sampah itu habis dan berapa lama juga yang masih berada di bawah masih banyak,apakah betul-betul bisa mengatasinya ? mbahe ben jelas.

    BalasHapus
  14. Ya itu memang yg.sebenarnya,sampah-sampah yg.kondisinya basah busuk,jangankan orang lain yg.punya anggapan demikian bahkan saya sendiri aja yg.sudah 6 tahun membakar sampah-2 itu pada tungku tsb.kadang-kadang masih keheranan juga selain pembakaran sampah semacam ini alat bakar apa yg.bisa membakar sampah-2 yg.demikian itu apa lagi tanpa bahan bakar sama skali,tetapi itu nyata dan yg.sebenarnya.Soal lama waktu (bagi yg.bertanya) kita punya waktu 24 jam setiap hari,berapa kali pengisian,berapa banyaknya sampah sesuai kemampuan muatan tungku,yg.penting 2 kali abu dikeluarkan/digaruk keluar itu pembakaran bisa berlansung terus menerus,bayangkan saja 6 tahun tanpa bahan bakar apapun tungku terus menerus membakar sampah siang malama cuaca hujan skalipun .Juga masih adanya sampah-2 yg.belum di masukkan tungku,karena di dlm.tungku sudah penuh menunggu pengisian berikut,karena juga peningkatan sampah bertambah banyak,dari awal pembuatan sebenarnya diperuntukkan sampah pasar dan warga sekitar,tetapi sekarang selain sampah pasar yg.meningkat 200 persen,sampah waga bukan hanya Dlanggu saja,ditambah warung yg.dulunya sekitar 20 warung sekarang sudah lebih 50,dengan demikian sampah bisa dibilang meningkat 200 persen.Namun demikian hanya 1.tungku masih mampu mengatasi sampah sebanyak itu.Apakah itu tidak HEBAT ? (tak jawab sendiri)HEEEEEEEBAT skali.

    BalasHapus
  15. deni sukabumi23 Mei 2012 06.57

    pa salikun, hebat sekali ide bapak, dan sy tertarik untuk membangun tungku model bapak di pesantren kami (pesantren almatuq sukabumi. namun sy jg membaca tungku model lain yaitu incinerator maxpell (www.maxpelltechnology.com), dan sy mengharapkan pak salikun mempelajari teknologi dalam tungku maxpell tsb, yaitu teknologi perolisis, hidroproses, splitcell, aero support dan teknologi isolator. harapan sy dengan menerapkan 5 teknologi tsb pada tungku bapak menjadikan tungku model bapak menjadi lebih efisien dan aman. yang kedua sy saran kan jg untuk menguji emisi gas buang tungku bapak yg sekarang ke laboratorium yg terdekat, dan nanti coba bandingkan hasil uji laboratoriumnya dengan tungku bapak yg menerapkan ke 5 teknologi tungku maxpell. itu dulu saran sy, mhn komentar pak salikun, terima kasih.

    BalasHapus
  16. Pak Deni saya paham maksud panjenengan,tetapi mhn maaf cara saya adalah cara Desa saja(kampungan)yg terpenting bagi saya sdh bisa sedikit membantu bagi yg betul-2 memerlukan,yg panjenengan maksudkan itu adalah sdh termasuk yg modern dengan juga bhs nya,tapi saya kira banyak kesamaan,coba panjenengan baca surat dari Belanda yg pernah dtg di tempat saya melihat membuktikan dan menyimpulkan,sedangkan persoalan asap terus terang saya tdk bisa atasi,hanya mengatur saja untuk tdk terlalu banyak dampak yg mengganggu lingkungan,dan juga perlu saya informasikan pembuatan sdh lebih 50 unit belum ada yg protes oleh gangguan asapnya,karena semua tahu ada api/pembakaran pasti mengeluarkan asap juga membandingkan dari sebelumnya sampah sangat berbau busuk menyengat dan sirna stlh adanya tungku salikun.Demikian pak Deni dan mhnb maaf.

    BalasHapus
  17. joyomaruto1957@gmail.com26 Mei 2012 20.02

    Saya sependapat dengan mbah Salikun mengatasi persoalan khususnya sampah tidak perlu begitu indahnya bahasa dan segala teorinya paleng penting itu apakah bisa berhasil sesuai maksudnya aja OK

    BalasHapus
  18. deni sukabumi10 Juni 2012 07.01

    ya sy paham maksud bapak, pa salikun kan orangnya, seperti yang bapak tuliskan pada web ini, .."hai.. saya adalah seorang yg 'easy' going dan selalu ingin mencoba hal yg baru,ada yg punya ide?" Maksud sy adalah bahwa tungku pembakaran bapak memang luar biasa efektifnya dan sy ingin tungku bapak diakui dipakai oleh semua kalangan, baik orang awam, kalangan akademisi, bahkan pemerintah dan pihak swasta. Bahwa selama ini di daerah yg sdh memakai tungku bapak tidak ada keluhan tentang polusi asapnya (terutama dioksin), ya .. alhamdulillah, itu yg kita semua inginkan. Bapak tinggal periksa saja asapnya, apakah sudah sesuai dan memenuhi kriteria ambang batas pencemaran asap yg diperboleh atau belum? sehingga tidak saja hanya orang awam yg paham, tetapi juga terutama kalangan akademisi dan pemerintah yg selama ini mungkin masih meragukan keunggulan tungku bapak. Dalam hal yg saya sarankan bapak tidak usah repot sendiri, tinggal merangkul pihak perguruan tinggi misalnya, untuk menerapkan terutama teknologi hydroproses dan splitcell pada tungku bapak, karena pada prinsip sepertinya teknologi tersebut sederhana saja (menurut saya sebagai orang awam lo.. yg saya baca di web maxpell), yaitu hanya mengimbas supaya asap (teknologi hydroproses) bisa ditangkap kembali (oleh teknologi splitcell) sehingga bisa dibakar lagi yg pada akhirnya bisa mengurangi kadar dioksin dan abu terbangnya. demikian saran saya, semoga bermanfaat, meskipun demikian saya tetap salut kepada pa salikun yg berjuang tanpa pamrih dan tanpa hitungan bisnis, dan saya tetap akan mengusulkan kepoada pimpinan saya untuk menggunakan tungku pa salikun ini, tunggu saja informasi dari saya, terima kasih banyak pa salikun.. tetap semangat...!!

    BalasHapus
  19. Mhn maaf,sy bisa bisa jadi bingung kalo yg slalu di persoalkan,dibuat alasan asaaaaaap melulu,sebelum sy membuat cara ini namanya asap terjadi dimana-mana,andekan saja ada alat yg bisa meneropong jenis-jenis asap yg dikatakan sangat bahanya bagi kesehatan,di seluruh jalan raya pasti yg paleng menonjol dan paleng berbahaya,dari asap solar dsbg.juga asap asap lainya,sedangkan asap dari cara ini bisa dibilang/bisa dirasakan hampir-2 gak ada rasa,mungkin pembakaran yg di dalam sangat panas dsbg.krn.selama ini dan sebanyak yg saya buat sdh lebih 50 setelah di operasikan blm.adanya protes soal asapnya dan bahkan menunjukkan ibu jarinya yg pertanda bagus dpt mengatasi sampah yg selama ini blm pernah teratasi.Upaya meredam asap terus terang sy tdk bisa kecuali mengatur saja agar melaju ke atas dari udara yg kita hirup.Mungkin berdasarkan teori saja asap disemprot air bisa hilang atau mengurangi,tapi,perlu di cermati perbandingan asap dan air yg perlu disemprotkan,air lebih banyak,shg.menurut sy cara itu kurang efektip.Soal pembakaran sampah toh sdh banyak sy jelaskan bahwa sampah yg sama skali tdk dpt dimanfaatkan yg dimusnahkan,dari pd ditempat-tempat sampah lainya (bisa bapak buktikan sendiri)dibakar secara terbuka,dihanyutkan ke sungai tanpa ada penyeleseian yg bisa diandalkan hasilnya,kalo toh ada yg bilang di olah dan di apakan saja itu semua hanya kata kata indah saja,yg masih di dominasi ke tidak jujuran.Intinya kalo saja se Indonesia menggunakan cara seperti sy dlm mengatasi persoalan sampah bisa dipastikan persoalan sampah tidak se rame ini.Trima kasih dan mhn.maaf

    BalasHapus