Minggu, 30 Januari 2011

3 in 1 Untuk Kawasan Industri

Sampah berkapasitas besar, tak menyurutkan inovasi untuk membuat tungku dengan kapasitas yang besar pula. Kalau sebelumnya tungku dibuat hanya dengan satu pemanas, kali ini dibuat lebih. Untuk menandangi sampah di kawasan berikat Ngoro Industri Persada (NIP), Ngoro, Mojokerto, dibuat 3 pemanas sekaligus.
Dengan 3 pemanas dalam tungku, efisiensi pembakaran jauh lebih sempurna. Menurut Salikun, tungku yang dibuatnya untuk NIP mempunyai kapasitas pembakaran hingga 5 truk sekaligus. Wuih.....
Bicara soal pemanas, efisiensi pembakaran tak hanya sekedar dilayani pemanas dalam jumlah yang banyak. Lebih dari itu, untuk mengatur suhu dalam tungku dibutuhkan kualitas pembakaran yang lebih baik. Tentunya, untuk mengatur pembakaran tersebut dibutuhkan pemanas berukuran ekstra daripada biasanya. Pada tungku NIP, Salikun mencoba membuat pemanas dengan ukuran lebih tinggi.


Alhasil, dengan ukuran ekstra dan tiga pemanas sekaligus di dalamnya, membutuhkan perawatan ekstra pula. Selain efisiensi pembakaran, Salikun juga memikirkan dampak jangka panjang dari panas yang dihasilkan oleh tungku. Selain performa pembakaran, keawetan juga menjadi pertimbangan. Untuk itu, dalam tungku buatanya Salikun telah merancang pengatur stabilitas suhu agar tetap seimbang dan tidak merusak bangunan.

8 komentar:

  1. Alat pemusnah sampah yg.seperti ini,sangat sederhana sekali tetapi keberhasilannya dalam memusnahkan sampah sangat hebat dan betul-2 sudah berjalan sesuai maksud dengan mengatasi sampah-2 yg ada(sampah-2 yg.sama sekali gak bisa dimanfaatkan,karena yg.masih bisa dimanfaatkan telah diambil untuk dikumpulkan).Tetapi SAYANG SERIBU SAYANG,oleh YANG BERWENANG,YANG MAHA BERWENANG,diberhentikan alasan sampah gak boleh dibakar,sungguh ANEH BIN AJAIB,dikatakan kemana-mana masyarakat dipersilahkan upaya mengatasi sampah untuk mengurangi volume di TPA.setelah dilakukan dan berhasil malah ditutup,kalo alasan sampah gak boleh dibakar,mestinya di tpa yg.melakukan pembakaran sampah kan banyak yg.harus ditutup dulu,soal pembakaran untuk apa dan apa niat utamanya kan mengatasi sampah,dan alat ini sudah jelas dan nyata-2 sisa pembakaran berupa abu sangat bagus untuk penyubur tanah karena pembakaranya/pemusnahanya tanpa menggunakan bahan apa-apa.Satu harapan semoga yg.menutup ini segera dibuka HATINYA oleh Tuhan YME,menyadari bahwa dirinya juga manusia biasa tidak menggunakan KESEWENANG-WENANGAN dalam memangku (pekerjaanya).AMIN yarobbal alamin.

    BalasHapus
  2. kalo emang bner dtutup oleh yg berwenang sharusnya yg berwenang harus ulangi harus bisa mencari solusi yg lebih baik tp kalo gk bisa mencari solusi mengatasi sampah sbaiknya jangan sewenang_sewenang bgitu.
    harus ada solusi yang lebih baik klo memang sampah gk boleh dibakar sampah.

    BalasHapus
  3. sy.tertarik sekali dlm.hal.ini,sy.yg.banyak ada keperluan di persh.di kawasan Nip.pernah tahu adanya bangunan kecil di dekat limbah,awalnya tdk.tertarik,cuma dibenak sy.ada ingin tahu apa yg.sedang dibuat,begitu sdh.dioperasikan dan ada keluarnya asap penasaran sy.gak tertahan rasa ingin tahu,dan dari salah seorang karyawannya,dikatakan sedang membakar sampah,sy.masih penasaran sampah yg.dibakar dengan cara itu,sy.melihat lansung,betul-2 menakjubkan,sampah-sampah dimasukkan pembakaran dan terbakar api yg.sangat besar,semapt saya tanyakan pd.pembakarnya bahan bakarnya dimana,dijawabnya tidak ada bahan bakar,maksudnya tanpa bahan bakar,wah ini sangat bagus sekali dari pd.sampah-2 berhamburan layaknya tidak mampu diatasi,dan juga lebih baik dari selama ini yg.sy tahu sampah cuma ditumpuk saja,sebagian dibakar dan ada yg.lebih jelek lagi ditimbun di tepi sungai,bahayanya kalo banjir ikut arusnya sungai,tetapi setelah sekian lama sy.yg.selalu ada urusan di kawasan Nip.itu tidak melihat tanda bahwa alat itu tidak digunakan,sy.pun tidak perduli,tetapi lama-lama mendengar bahwa pembakaran sampah itu dilarang sehingga diberhentikan.Pertanyaan saya kok dilarang,pd.hal dimana-mana banyak sampah dibakar secara terbuka,selalu berlanjuut,apa lagi yg.dibuang di sungai apakah itu tidak lebih parah ?

    BalasHapus
  4. pikir saya cara ini saya anggap paleng tepat untuk mengatasi soal sampah-2 yang selama ini dari pd.hanya di tumpuk saja atau dibakar dengan cara yg.terbuka,sedngkan cara saya ini tidak menggunakan bahan bakar sama sekali bersifat tertutup jalur asap ke atas tidak mengganggu lingkungan apa lagi bau-bau yg.tidak sedap dibandeng cara dan alat lain,soal pembakaran hampir dimana-mana ya dibakar tetapi hanya yg.bisa dibakar saja,dengan caraku semua saja bisa musnah terbakar,sedangkan menurut jenengan lebih parah dibuang ke sungai atau di tepi sungai,mungkin bukan jenengan saja yg.tahu,mungkin ya ribuan orang tahu,dan kesimpulan saya mungkin cara saya dianggap tidak baik,sedangkan yg.ditumpuk,dimasukkan ke sungai,dibakar secara terbuka itu tidak di usik mungkin itu yg.dianggap lebih baik,pada hal itulah nyata-nyata mengganggu lingkungan.

    BalasHapus
  5. Ahadin mojosari24 Oktober 2011 21.20

    Saya tidak perduli dengan sampah yg.penting di lingkungan saya bersih dari sampah,cuma saran aja melalui komentar saya ini,kepada pihak yg.mengurusi sampah di wil.Kab.Mojokerto,sampah-sampah itu buanglah pada tempatnya dalam hal ini TPA,jangan ditumpuk di tepi sungai saja,setiap hari beberapa truk sampah membuang sampah tidak ke TPA nya,seperti di tahun-tahun yg.lalu saat banjir yg.tidak besar dalam sungai bukannya air saja melainkan sampah yg.banyak sekali,karena airnya tidak banjir besar sehingga di dalam sungai di Ds.Ketok,Kec.Pungging yang ada hanya sampah melulu,sekali lagi saya tidak ada maksud lain hanya saran saja,maaf.

    BalasHapus
  6. sdr.Ahadin mojosari,mhn.tdk.sambel marah dlm.memberikan komentar,dan yg.anda maksudkan itu diluar artikel ini.Perlu anda pahami di artikel ini bersifat menginformasikan cara yg.pasti tepat dlm.mengtasi persolan sampah itu aja.

    BalasHapus
  7. saran saja buat mbah salikun, ataue pun yang sudah bertanya sambil marah2. untuk mengantisipasi asap yang berlebih saudara dapat membuka pintu besi. mengingat proses pembakaran sampah basah yang kurang oksigen akan menimbulkan asap putih. itu saja moga manfaat

    BalasHapus
  8. Kalo boleh saran nih, setahu saya mengapa sampah kok dilarang untuk dibakar karena asap pembakaran mengandung partikel2 berbahaya yang bila terhirup dapat menyebabkan gangguan kesehetan. Untuk menghindari hal tersebut dan agar sampah tidak dilarang untuk dibakar, disamping cerobong asapnya dibuat tinggi sebaiknya pada cerobong juga dipasangi semacam filter seperti pada knalpot sehingga partikel2 berbahaya yang terlepas di udara dapat diminimalisir

    BalasHapus