Sabtu, 13 September 2014

Tungku Pemusnah Sampah 0514

Untuk menjawab persoalan sampah, sejak bulan Mei 2014 saya melakukan inovasi dengan mengupgrade mesin pembakar dalam tungku ciptaan terbaru. Dengan menggunakan mesin ini, tungku saya membakar lebih cepat dan efisien. Bila sebelumnya tungku saya sudah dikatakan efisien, dengan menggunakan mesin baru ini 3 kali lebih efisien. Dengan mesin ini, api dalam tungku lebih optimal. Untuk menyesuaikan hal ini, desain tungku lebih diperkecil. Bila sebelumnya sekitar 2 meteran, sekarang diperkecil sedikit. Kendatipun kecil, namun kapasitas bakar lebih dari tungku sebelumnya.
Mesin baru untuk pembakaran lebih optimal

Beberapa pelanggan diluar kota seperti di Kediri, Bogor (Ponpes Parung), Ponorogo, Madura, Cibubur, Karawang, Serang serta Cilegon telah menggunakan tungku dengan mesin baru ini. Silahkan bagi yang punya tanggungan untuk mengatasi sampah, bisa menghubungi saya dan saya pun siap membantu membuatkan dengan segala biaya ditanggung peminat. Dijamin, permasalahan sampah berhasil tuntas.
Contoh satu dari beberapa pembuatan
tungku baru di Jawa Barat

  
Tungku di Serang Banten

Kamis, 12 Juni 2014

CARA TEPAT DAN MUDAH MENGATASI SAMPAH

Cara yang tepat mengatasi permasalahan sampah berapapun, dimanapun, kondisi apapun dan pada cuaca apapun. Sampah yang sama sekali tidak dapat dimanfaatkan yang malahan mengganggu dan mencemari lingkungan. Belum lagi dampak yang lain apa bila banyak sampah yang terus-menerus tidak pernah teratasi.
Solusi mengatasi sampah yang demikian jelas-jelas belum dapat ditemukan, sehingga untuk sementara     alternatifnya hanya dibakar untuk dimusnahkan. Pertimbangannya adalah bila tidak dimusnahkan atau dibakar, akan menyebar ke berbagai tempat yang tidak layak adanya sampah sebagai contoh banyaknya sungai yang tercemari oleh sampah, padahal sungai terus mengalir ke………...
Cara lainnya adalah sampah ditumpuk saja sambil menunggu proses alam sampai menyatu dengan tanah. Cara itu membutuhkan waktu yang sangat lama padahal kita tahu setiap hari sampah itu terus-menerus semakin bertambah banyak.
Tujuan yang sama untuk mengatasi sampah yang tidak dapat dimanfaatkan menjadi menyatu dengan tanahseperti mengatasi sampah dengan cara dibakar itu jauh lebih cepat untuk mengatasi permasalahan sampah. Selain itu hasil pembakarannya atau yang disebut abu bias dimanfaatkan.
Pembakaran sampah yang dimaksudkan, bukan cara yang bersifat sembarangan, akan tetapi dibakar di dalam sebuah alat tungku pembakar sampah yang tertutup dan terukur ketinggiannya, tanpa bahan bakar apapun kecuali sampah itu sendiri. Api pembakaran sangat besar hingga melumatkan sampah-sampah yang kondisinya basah dan berbau busuk menyengat. Tungku pembakaran atau pemusnah sampah ini di dalamsaya lengkapi seperangkat rangkaian besi yang bias tahan panas atau pembakaran berfungsi pengaturanpembakaran-  saluran udara yang membuat api besar, meronggakan sampah sebelum dan saat terbakar, jalur keluarnya abu termasuk benda yang tidak dapat terbakar (yang ikut masuk ke dalam tungku tanpa sengaja) akan keluar dengan sendirinya.
Demikian proses pembakaran atau pemusnahan bagi sampah-sampah yang sama sekali tidak dapat dimanfaatkan yang malahan sangat mengganggu lingkungan, dengan cara yang sangat aman pada lingkungan.
Mohon maaf saya tidak mengulas sampah-sampah yang masih bias dimanfaatkan, karena jenis sampah yang demikian tanpa disinggung sudah berjalan dengan sendirinya. Sebagaimana judul posting saya yang lalu sampah akan berhasil diatasi 100%.
Info pembuatan tungkutahun 2014: di Jakarta dan Bogor, Kalimantan, Jatim ( Kediri, Blitar, Sidoarjo, Mojokerto dan Ponorogo) hingga saat ini masih terus berlanjut bahkan para pemesan sabar dalam antrian untuksaya bantu dalam pembuatan Tungku Sampah.


Gambar 1
Saat pembuatan di Wil.Kediri
untuk mengatasi sampah pasar


Gambar 2
Pembuatan Tungku Sampah
di Ponpes terkenal di Ponorogo               

Rabu, 18 Desember 2013

PERSOALAN SAMPAH TERATASI 100%

1. Dari jumlah sampah bisa (10-100 truk) hanya dianggap dua bagian saja.
2. Masing - masing bagian : sampah yang masih bisa dimanfaatkan kembali, saya biarkan sudah teratasi dengan sendirinya alias para pemulung tanpa kita undang pasti datang, itu hak dan rizki pemulung.
Bagian sampah kedua : yang kondisinya basah, busuk, berbau yang sangat menjijikan itu sasaran kita untuk ditangan dan diatasi. Karena kalau tidak, sampah yang demikian sangat menjadi permasalahan yang tidak baik, yang kita semua tahu ada dimana-mana dan resiko lainnya tanpa sengaja masukk sungai ikut aliran air, tak hayal lagi/mesti terkumpul ke laut yang dalam. Banyak pemberitaan tentang laut/pantai yang tadinya indah  tercemari banyak sampah dan sebagainya. 
3. Untuk apakah sampah yang tidak dapat dimanfaatkan tersebut yang nyata-nyatanya menjadikan suasana tidak baik? Jawabnya saya kira yang tepat adalah dimusnahkan, namun bukannya hanya musnah saja yang ternyata berubah bentuk dari yang tidak dapat dimanfaatkan menjadi abu yang nyata-nyatanya sangat bisa dimanfaatkan.
4. Dalam mencari solusi untuk pemusnahan sampah tersebut yang kondisinya selalu basah dan busuk memang tidak mudah, apalagi juga perlu memikirkan dampak-dampak negatif lainnya, untuk itu saya upayakan dibakar tanpa dengan bahan bakar apapun, dan cara ini sudah dapat menghilangkan dampak negatif bila dibanding dengan bahan bakar misalnya minyak dan sebagainya. Selain itu juga mengecilkan biaya opersionalnya, termasuk dalam membuat alat bakarnya berbentuk tungku yang terbuat dari tembok dengan memperhatikan ketinggiannya agar asap tidak berpengaruh pada lingkungan sekitar.
Dengan tanpa bahan bakar bahkan jenis apapun saya pergunakan / buatkan alat yang fungsinya untuk dapatnya membakar sampah berlanjut dalam kondisi apapun, hujan sampah berair sekalipun dapat terbakar. ini sudah saya lakukan dimana dalam membantu para warga dalam mengatasi sampah yang ada dilingkungannya (dapat melihat pada beberapa postingan di blog yang sama).
5. Hasil bisa dibilang positif, dari sebelumnya sampah berceceran, bertumpuk  beralih menjadi bersih memenuhi idaman setiap warga  juga kelompok warga. Pemusnahan dengan cara dibakar dalam tungku yang                                                                         tidak terbuka hasil pertimbangan lebih baik dibanding sampah berceceran dan bertumpuk-tumpuk dimana-mana.
6. Dalam proses penanganan sampah sebagaimana tersebut diatas jelaslah bahwa sampah berapapun-dimanapun telah teratasi sebagaimana judul diatas (PERSOALAN SAMPAH TERATASI 100%)
7. Demikian para pembaca yang kebetulan ada tugas  / tanggungan atas sampah untuk diatasi saya sangat terbuka dan sebagaimana ada beberapa tempat sudah saya bantu dalam pembuatannya. - MBAH SALIKUN.
INFO : Beberapa pembuatan pada bulan Nopember dan Desember 2013 : Cibubur-Majalaya Bandung- Blitar Sekolahan (SMAN)- Ngoro Mojokerto (Pabrik) - Ponpes Bandung Kota - Jakarta serta beberapa tempat di Cikarang. 

Senin, 25 November 2013

Mengelola Sampah Secara Efektif


Saat awal pembuatan tungku di Majalaya, Bandung
Dilanjutkan dengan pembangunan tungku di daerah Bandung, Jawa Barat, serta menyusul di salah satu SMA Negeri di Blitar. Tak hanya itu, minat masyarakat ditunjukkan dengan pesanan yang membanjir, seperti untuk kawasan industri di Ngoro, Mojokerto, Jakarta, Bekasi dan Bandung. Menurut Salikun, semua order pemesanan itu ia layani, meski harus bergantian. " Jadwal berikutnya akan kita kerjakan, tapi ya harus menunggu, karena saya juga masih mengerjakan lainya terlebih dahulu," katanya.


Tungku yang sudah jadi
Selanjutnya, abu sisa pembakaran bisa dimanfaatkan kembali untuk keperluan lainya. Demikian juga dengan sampah anorganik. Mulai dari yang basah hingga kering, semuanya mudah teratasi dengan tungku pembakaran Salikun. Karena efektifitas inilah, tungku buatan Salikun semakin banyak diminati.  Contohnya, di SMA Negeri 2 Depok, yang baru selesai pembuatanya dan pondok pesantren di kawasan Bogor Barat, serta di lokasi wisata Cibubur yang hingga dua kali melakukan pemesanan.

Pengelolaan Seratus Persen Berhasil 
Pengelolaan sampah dengan menggunakan tungku buatan Salikun, masih tetap menyisakan manfaat. Salah satu contoh adalah sebelum proses pembakaran. Sampah yang masih dimafaatkan terlebih dahulu dipilah-pilah untuk dikumpulkan dan dijual kembali. Selanjutnya, setelah proses pembakaran, abu sisanya bisa dimanfaatkan kembali untuk penyubur tanah. Dengan demikian, keberhasilan pengelolaan sampah dan lingkungan berhasil seratus persen. 

Tungku yang sudah jadi dan siap diuji coba




Bagaimanakah mengelola sampah secara efektif ? Tentu saja, dengan prosedur yang benar, secara singkat dan efisien. Konsep ini juga yang tengah dikembangkan Salikun dengan tungku sampahnya. Dengan tungkunya, Salikun mampu mengelola sampah organik maupun anorganik secara efektif dan efisien. Untuk sampah organik misalnya, dengan pembakaran yang dilakukan oleh Tungku Salikun, sampah dengan mudah musnah dan hanya menyisakan abu.
Saat uji coba tungku yang belum menggunakan pintu